Beberapa Langkah Cuci Tangan Pakai Sabun

Beberapa Langkah Cuci Tangan Dengan Sabun

Mencuci tangan adalah keharusan yang harus dilakukan oleh setiap manusia ketika akan atau sesudah melakukan segala kegiatan yang berurusan dengan tangan. Dengan mencuci tangan maka akan terhindar dari berbagai penyakit yang bisa disalurkan lewat tangan. Dengan mencuci tangan maka segala kotoran yang menempel akan hilang. Sebaiknya cuci tangan pakai sabun, bisa sabun mandi yang cair atau batangan. Namun untuk mendapatkan hasil yang maksimal, pakailah sabun antiseptic, dan pakailah air yang mengalir. Karena air yang mengalir mampu menghilangkan kotoron langsung, kotoran akan hilang sendirinya bersama aliran air. WHO yaitu PBB dalam bidang kesehatan dunia mencanangkan hari cuci tangan sedunia pakai sabun pada tanggal 15 Oktober, selain itu ada 7 langkah cara mencuci tangan dengan sabun.

Berikut ini adalah langkah-langkah mencuci tangan pakai sabun yang harus anda lakukan agar terjauh dari penyakit yang bisa menular lewat tangan, pertama basuh telapak tangan anda dengan halus dengan menggunakan air yang mengalir, kedua usap sabun dan gosok kedua punggung secara bergantian, ketiga gosok sela sela jari tangan hingga bersih, keempat bersihkan ujung jari dengan cara mengatupkan dan bergantian, kelima, gosokkan dan putar kedua ibu jari secara bergantian, keenam letakkan semua ujung jari ditengah telapak tangan dan bersihkan telapak tangan, gosok berlahan dan bergantian, ketujuh bersihkan kedua tangan hingga pergelangan tangan secara bergantian hingga bersih. Dan selanjutnya keringkan kedua tangan dengan handuk atau tisu.

Dan perlu anda ketahui ada banyak sekali penyakit yang bisa ditularkan lewat tangan yang kotor, sehingga anda harus berhati hati dan tetap menjaga tangan bersih anda dengan sering seringlah mencuci tangan, langkah-langkah cuci tangan pakai sabun bisa anda lakukan  selama 20 detik. Penyakit yang bisa ditularkan lewat tangan yang kotor adalah penyakit saluran pencernaan, gejala yang ada adalah mual, muntah, diare berlendir, diare berdarah, dan perut kembung. Selanjutnya adalah saluran pernafasan, dengan gejala gejala sebagai berikut batuk, pilek, beringus, nyeri sinus, nyeri tenggorokoan, pilek, infunza, dan lain sebagainya. Dan penyakit selanjutnya adalah penyakit kulit dan jaringan penunjang, bakteri yang menularkan adalah stafilokokus aureus, gejala yang ditimbulkan adalah bisul bernanah, radang selaput putih mata, luka yang sulit sembuh, luka yang basah dan berair, infeksi daerah kelamin, dan radang kelopak mata.

Leave a Reply