Bekali Ibu Hamil Dengan Mengenal Induksi Pada Persalinan

Harapan setiap ibu hamil tentu saat persalinan nantinya dapat berjalan dengan lancar dan tanpa ada kendala apa pun. Bayi yang dikandung juga sang ibu juga selamat dan lahir dengan sempurna. Namun terkadang, proses persalinan normal juga ada kendala sehingga dokter harus melakukan induksi kepada sang ibu. Apa itu Induksi? Induksi pada persalinan adalah salah satu tindakan stimulasi untuk ibu hamil untuk merangsang atau mempercepat persalinan. Biaya persalinan sekarang ini memang tidak bisa di pungkiri bahwa banyak sekali yang di keluarkan untuk pembiayaan persalinan Anda tersebut, nah sekarang ini ada sebuah pinjaman tanpa jaminan untuk pembiayaan persalinan Anda di taralite.

Induksi Pada Persalinan

Induksi persalinan ini dilakukan ketika waktu perkiraan sudah tiba namun ibu hamil belum merasakan tanda-tanda mendekati persalinan. Maka manfaat diberikan induksi adalah agar sang ibu lebih cepat dan lebih mudah dalam proses persalinan secara normal. Tindakan induksi pada persalinan ini dilakukan pada beberapa kondisi. Bisa kondisi ibu hamil maupun kondisi dari bayi yang sedang dikandung itu sendiri. Biasanya yang menjadi alasan dokter melakukan induksi persalinan adalah jika kondisi dari ibu hamil dirasa tidak memungkinkan jika melahirkan normal secara alami. Misalnya saja ibu hamil mengalami tekanan darah tinggi, kadar gula pada darah yang tidak terkontrol juga jika terkena penyakit herpes. Induksi ini dilakukan dengan tujuan untuk menyelamatkan sang ibu ketika masa kehamilan sudah melebihi dari batas waktu yang diperkirakan atau sembilan bulan lewat.

Selain kondisi sang ibu hamil, induksi persalinan juga dilakukan pada kondisi tertentu yang menyangkut janin yang ada di dalam kandungan. Pada kondisi ini, induksi dilakukan untuk menyalamatkan janin karena sudah terlalu lama di dalam kandungan seperti air ketuban yang sedikit juga hambatan pertumbuhan janin itu sendiri. Untuk air ketuban yang sedikit, hal itu karena ketuban sudah pecah sebelum ada kontraksi.

Maka sangat berbahaya karena janin bisa terkena infeksi. Kemudian induksi dilakukan untuk menyelamatkan janin yang lewat waktu. Normalnya masa kehamilan adalah 41 minggu atau kurang lebih sembilan bulan. Jika usia janin melebihi dari normalnya misalnya hingga 42 minggu atau lebih, maka kemungkinan bayi akan meninggal semakin besar. maka dari itu, untuk mengatasi hal tersebut dokter akan mengambil tindakan untuk melakukan induksi.

Namun meskipun induksi persalinan ini dimaksudkan untuk menyelamatkan kondisi ibu hamil dan juga janin yang ada dikandungan, kebijakan untuk melakukan induksi itu sendiri tergantung pada dokter dan juga rumah sakit. Induksi persalinan juga tidak bisa dilakukan sembarangan harus melihan kondisi dan juga riwayat kehamilan. Semoga bermanfaat.

Leave a Reply